Taukah Kamu

hikmah

Foto diambil dari www.republika.co.id

Tahukah anda?

Kabinet Kerja adalah kabinet pemerintahan Indonesia pimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla. Sesuai dengan janjinya ketika Pemilihan Presiden 2014, dia membuat susunan kabinet profesional dan mengurangi membagi menteri dengan mitra koalisi. Kabinet kerja terdiri dari 4 menteri koordinator dan 30 menteri yang di umumkan 26 oktober 2014.

Setelah sepuluh bulan berselang dari pengumuman kabinet kerja, terjadi reshuffle untuk pertama kalinya. Terdapat 5 menteri dan 1 pejabat negara setingkat menteri yang mengalami reshuffle. Hal ini diakibatkan kinerja yang dianggap masih jauh dari harapan rakyat. Selain itu, Presiden Jokowi juga ingin memenuhi janji untuk meningkatkan kesejahteraan kehidupan rakyat.

Tak lama setelah reshuffle sebelumnya, tepatnya Rabu, 26 Juli 2016 di Istana Kepresidenan. Presiden Joko Widodo kembali mengumumkan perombakan kabinet kerja untuk kedua kalinya. Beliau mengambil keputusan ini dikarenakan masih banyaknya masalah yang terjadi dan adanya keributan di kementerian terkait.

Tanggapan rakyat?

Perlu diingat bahwa hak prerogatif presiden atas evaluasinya untuk me-reshuffle susunan kabinet yang ada. Namun tak sedikit yang menyangkan adanya perombakan dalam waktu singkat. Kenapa? Karena ketika terjadi perombakan secara terus menerus, itu memperlihatkan bahwa Presiden Joko Widodo belum menemukan komposisi yang sesuai untuk kabinet kerjanya.

Selain itu, ketika menteri terus berganti akan banyak waktu yang digunakan untuk rapat dan segala hal lainnya. Alih-alih menghasilkan kebijakan yang signifikan untuk rakyat. Waktu mereka akan termakan untuk rapat, rapat, dan rapat. Padahal, banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan seperti pengampunan pajak dan reklamasi Pulau G.

Harapan rakyat?

Mereka hanya berharap ini adalah reshuffle terkahir yang akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. Mereka hanya ingin kementerian terkait membenahi pekerjaan yang akan mereka lakukan. Kenapa? Karena mereka membutuhkan bukti akan janji yang diucapkan ketika Pilpres 2014 lalu bukan sekedar pergantian menteri. Apakah reshuffle ini akan bisa melaksanakan hal tersebut? Hanya beliau-beliau pemangku jabatanlah yang tahu.

Karya :

Raudatul Hikmah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *