Laut Jatuh di Tangan Bandit

Birunya air laut beradu dengan cerahnya langit 
Hamparan pasir putih terasa lembut di kulit
Debur ombak yang memanjakan telinga
Sungguh surga dunia tiada tara

Tapi coba kau rasakan lebih dalam lagi
Bahar telah kehilangan jati diri
Bau busuk ini membuat darah tinggi
Laut menghitam dipenuhi lumut sutra
Sekejap terumbu karang binasa
Penghuninya pergi penuh duka

Mandraguna tangan-tangan bandit 
Air laut tak lagi beradu dengan birunya langit
Sayup-sayup terdengar suara tangis menjerit
Jangan diam apalagi merestui
Bencana ini harus disudahi

Oleh: Amelya Queen O.
Editor: Syafiq Muhammad M.
Ilustrasi: Ananda Dyanto Z.W.

Happy
Happy
0
Sad
Sad
0
Excited
Excited
0
Sleepy
Sleepy
0
Angry
Angry
0
Surprise
Surprise
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Dissenting Opinion dalam Penutup Sengketa Pilpres
Next post Hak Veto: Legitimasi Kekuatan yang Menghambat Perdamaian