Kesepakatan Tidak Terpenuhi, Salah Satu Steering Comittee Undur Diri

Pada 18 Juli 2024, Sholahuddin Yusuf Al-Ayyubi undur diri dari jabatan Steering Comittee Prime FEB UB.  Dalam surat pengunduran dirinya, Yusuf menyampaikan ada ketidaksesuaian kesepakatan awal antara dirinya dengan Reskiawan Latamara sebagai Penanggung Jawab. Keduanya telah bersepakat bahwa Koordinator Divisi (kodiv) atau Asisten Koordinator (asko) berasal dari keanggotaan Divisi Disiplin dan Etika Mahasiswa (Dikma) tahun lalu.

Alasan Yusuf membuat kesepakatan tersebut adalah intensitas latihan anggota Dikma yang cukup tinggi. Ia juga merasa asko atau kodiv membutuhkan orang yang memiliki pengalaman. Sebelumnya, Yusuf mengadakan beberapa forum untuk menawarkan posisi asko atau kodiv kepada anggota Dikma 2023, tetapi tawaran tersebut ditolak. “Anak-anak Dikma 2023, itu enggak ada yang mau lanjut sama sekali, satupun tidak ada,” ujarnya.

Kesibukan pribadi dan akademik menjadi alasan utama anggota Dikma tahun lalu menolak tawaran tersebut. Di samping itu, bagi Yudhotomo Jaler Prasetyo, Anggota Dikma Prime 2023, ada risiko cukup besar yang harus ditanggung. Ia mengatakan bahwa timeline yang singkat dapat mengancam kualitas anggota Dikma. “Kualitas Dikma akan dipertaruhkan karena mepetnya waktu ini,” ucap Yudho. Beberapa Dikma tahun lalu juga merasa ada alat kerja berupa undang-undang yang dicederai pungkasnya.

Oleh: Muhammad Azka H.
Editor: Amelya Queen O.
Foto: Dokumen istimewa

Happy
Happy
0
Sad
Sad
0
Excited
Excited
0
Sleepy
Sleepy
0
Angry
Angry
0
Surprise
Surprise
1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post PT Waskita Memohon Maaf dan Berjanji Kembalikan Kesakralan Gate 13
Next post TPI Buka Suara Terkait Mundurnya Salah Satu Steering Committe