Pemateri Ecomoves Bantah Gunakan Jargon, Tegaskan Hanya Kutipan Pribadi

Economics Movements School (Ecomoves) telah digelar BEM FEB UB pada 14 September 2025 silam. Acara ini merupakan program kerja baru Kementerian Kajian dan Aksi Strategis (Kastrat). Menteri Kastrat BEM FEB UB, Marshal Luchannel, menyampaikan bahwa Ecomoves hadir untuk menanamkan nilai-nilai pergerakan di lingkup FEB UB. 

Acara tersebut mendapat sorotan setelah terdapat beberapa anggota KM FEB UB yang mempertanyakan adanya pencantuman jargon organisasi mahasiswa ekstra kampus oleh Farrel Rafly sebagai pemateri. “Di mata orang awam seperti saya, hal tersebut merupakan jargon organisasi ekstra kampus. Spesifik pada kutipan yakinkan dengan iman, usahakan dengan ilmu, sampaikan dengan amal, maka yakin usaha sampai,” ucap salah satu anggota KM FEB UB, Bintang Susilo. Menurutnya, jargon organisasi mahasiswa ekstra kampus tidak seharusnya diucapkan di acara mahasiswa internal kampus.

Menanggapi hal itu, Farrel membantah dugaan jargon dan menyatakan bahwa hal tersebut hanyalah kutipan pribadi dan relevan dengan materi yang disampaikan. “Yang perlu digaris bawahi, aku sama sekali tidak mengarah ke satu lembaga, baik intra maupun lainnya, tidak ada pula ajakan buat bergabung,” tambah Farrel. 

Terkait dugaan tersebut, Marshal juga menyampaikan keterangan lewat voice note WhatsApp yang menyatakan bahwa ia tidak menemukan jargon organisasi eksternal dalam acara. “Mengenai jargon organisasi mahasiswa eksternal, saya tidak menemui adanya sebuah bukti,” jelas Marshal. 

Oleh: Nahiyatu Nafsil H.
Editor: Muhammad Azka H.
Foto: Dok. istimewa 

Happy
Happy
0
Sad
Sad
0
Excited
Excited
0
Sleepy
Sleepy
0
Angry
Angry
0
Surprise
Surprise
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Investigasi Dugaan Pelecehan Seksual WD III FKH UB Masih Berlanjut
Next post TNI Masuk Kampus Menodai Supremasi Sipil