Kelalaian Panitia Pelaksana Pemilwa Akibatkan Penundaan Pemilihan Cakahim Akuntansi

Pemilihan Calon Ketua Himpunan (cakahim) Departemen Ilmu Ekonomi, Akuntansi, dan Manajemen seharusnya dilakukan secara serentak pada 25 November 2024. Namun, Departemen Akuntansi tidak bisa melakukan pemilihan cakahim buntut keluputan penyerahan data ke pihak Direktorat Teknologi dan Informasi (DTI). “Kita baru diberitahukan tidak bisa melakukan pemilihan itu tadi malam. Kita tidak bisa memilih karena adanya kelalaian dari Panitia Pemilihan Wakil Mahasiswa (Pemilwa) KM FEB UB. Mereka luput menyertakan foto dan nama dari cakahim Departemen Akuntansi ke laman DTI,” keluh Fiqih Fahreza, Ketua Himpunan Mahasiswa Departemen Akuntansi 2024.

Nayla Putri Karima selaku Ketua Pelaksana Pemilwa KM FEB UB 2024 mengakui bahwa penyerahan data ke DTI merupakan tanggung jawabnya. Ia menjelaskan bahwa kelalaian tersebut timbul karena waktu yang mepet sehingga panitia terburu-buru menyerahkan data ke DTI. Panitia Pelaksana (Panpel) Pemilwa telah berupaya memberikan kembali data cakahim ke DTI, tetapi ditolak dengan alasan waktu yang terlalu mepet. Hal ini ditakutkan berimbas pada terkendalanya server sistem pemungutan suara.

Panpel Pemilwa memaparkan bahwa pada awalnya muncul kemungkinan untuk melakukan pemilihan cakahim Akuntansi secara manual. Namun, hal tersebut bertentangan dengan Peraturan Rektor Nomor 90 Tahun 2022 di mana pemilihan harus dilakukan melalui e-vote. Pihak DTI kemudian menyanggupi untuk melakukan pemilihan pada 5 Desember 2024, tapi pihak kemahasiswaan FEB tidak memberikan izin karena bertepatan dengan minggu tenang. Akhirnya, keputusan sementara untuk pemungutan suara Departemen Akuntansi akan diundur hingga 13 Desember 2024.

Oleh: Izra Putri W.
Editor: Syafiq Muhammad M.
Foto: Fadhilah

Happy
Happy
0
Sad
Sad
0
Excited
Excited
0
Sleepy
Sleepy
0
Angry
Angry
0
Surprise
Surprise
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Panwas Kembali Lakukan Sidang terkait Indikasi Plagiarisme oleh Paslon Lainnya
Next post Krisis Demokrasi KM FEB UB