PT Waskita Memohon Maaf dan Berjanji Kembalikan Kesakralan Gate 13

Sabtu, 27 Juli 2024 telah dilaksanakan doa bersama untuk mengenang tragedi kanjuruhan. Sebelumnya, keluarga korban meminta pertanggung jawaban atas pembongkaran Gate 13 oleh PT Waskita. Konferensi pers juga dilakukan oleh keluarga korban dan perwakilan PT Waskita di depan Gate 13 Stadion Kanjuruhan. Hasil dari perjanjian bersama menetapkan bahwa Gate 13 akan dijadikan sebagai monumen untuk mengenang tragedi pada 1 Oktober 2022 lalu.

Keluarga korban merasa kecewa atas tindakan yang dilakukan PT Waskita secara sepihak dalam melakukan pembongkaran Gate 13. Vino Teguh sebagai perwakilan PT Waskita meminta maaf atas pembongkaran tersebut dan terputusnya komunikasi antara pihaknya dengan keluarga korban. “Puing-puing yang kami renovasi di dinding sebelumnya akan dipasang kembali bersama dengan dinding baru sehingga diharapkan kesakralan itu tetap ada,” ujar Vino.

Setelah konferensi pers berjalan dengan lancar, keluarga korban meminta untuk masuk ke dalam area konstruksi Gate 13. Mereka menempelkan berbagai poster sebagai bentuk simbolis rasa kekecewaan atas pembongkaran yang terjadi sebelumnya. Pihak PT Waskita pun mengizinkan keluarga korban masuk ke dalam area konstruksi dengan tetap menggunakan peralatan keamanan yang telah disediakan. 

Oleh: Saifuddin Hisyam A.
Editor: Syafiq Muhammad M.
Foto: Fadhilah

Happy
Happy
0
Sad
Sad
0
Excited
Excited
0
Sleepy
Sleepy
0
Angry
Angry
0
Surprise
Surprise
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Mengurai Memori 1965 Lewat Diskusi Buku
Next post Kesepakatan Tidak Terpenuhi, Salah Satu Steering Comittee Undur Diri