Dugaan Kasus Kekerasan Mencuat, Korban Adukan ke PUG BEM FEB UB

Dugaan kasus kekerasan kembali mencuat di FEB UB setelah korban mengungkapkan kejadian yang dialaminya melalui media sosial pada Sabtu (12/09/2026). Korban mengunggah informasi serta bukti terkait dugaan kekerasan yang dialaminya. Setelah unggahan tersebut mendapat perhatian, korban kemudian menyampaikan aduan kepada Pengarusutamaan Gender (PUG) BEM FEB UB untuk memperoleh pendampingan. Menanggapi aduan tersebut, PUG BEM FEB UB membuka forum untuk mendengarkan keterangan korban sekaligus mengetahui kronologi kejadian dari sisi korban.
Menteri Pengarustamaan Gender BEM FEB UB, Nabila, mengatakan bahwa korban baru berani menyampaikan persoalan tersebut setelah mengalami ancaman dan tindakan kekerasan yang terjadi belakangan ini. Sebelumnya, korban belum mengalami tindakan kekerasan. Namun, setelah menerima ancaman dan mengalami dugaan kekerasan, korban memilih untuk menyampaikan melalui media sosial. Langkah tersebut kemudian dilanjutkan dengan penyampaian aduan kepada pihak yang dinilai dapat memberikan pendampingan terhadap korban.
Aduan korban selanjutnya ditindaklanjuti oleh PUG BEM FEB UB dengan menyampaikan kronologi kasus kepada Unit Layanan Kekerasan dan Pencegahan Kekerasan Seksual (ULKPKS). Hal ini sesuai dengan keinginan korban agar kasus tersebut dilanjutkan melalui ULKPKS. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, terduga pelaku merupakan mahasiswa FEB UB, sementara korban berasal dari Fakultas Sains dan Teknologi (FsTEM) UB. Meski demikian, masih terdapat kerancuan dalam kasus ini karena keterangan dari pihak terduga pelaku belum dikonfirmasi secara menyeluruh.
Oleh: Qani Sajidah
Editor: Callysta Putri H.
Tata Visual: Callysta Putri H.
Foto: Dokumen Istimewa
