Buletin Indimolor Edisi Pemilwa 2024

Pesta demokrasi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) kembali digelar. Sudah semestinya kampus sebagai miniatur negara mewadahi pendidikan politik mahasiswanya. Persaingan antara dua calon ketua dan wakil ketua BEM FEB mewarnai dinamika pemilihan tahun ini. Sayangnya, masing-masing calon justru jatuh ke dalam lubang diskualifikasi.

Tuntutan terhadap pers dalam ajang kontestasi politik sangat tinggi. Akan tetapi, hal itu tidak menghalangi kami sedikit pun untuk menjalankan fungsi monitoring sebagaimana termaktub dalam AD/ART Keluarga Mahasiswa FEB UB. Buletin Indimolor berusaha merangkum berbagai fenomena selama ajang regenerasi pemimpin kali ini. Tak lupa, kami juga menyuguhkan rubrik lainnya sebagai hiburan di tengah keruhnya persaingan politik.

Selamat membaca dan menikmati salah satu produk kami!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous post Krisis Demokrasi KM FEB UB
Next post Aksi Kamisan Perdana 2025: Negara Makin Santai, Rakyat Terbantai