Mahasiswa UB Gelar Aksi Solidaritas, Tuntut Transparansi Kematian Hafil Kusuma

Aksi solidaritas Kavana Hafil Kusuma dilaksanakan di Universitas Brawijaya pada hari Senin (06/04/2026). Aksi ini diikuti oleh sekitar 100 mahasiswa dari berbagai fakultas dengan membawakan tuntutan utama terkait transparansi pengusutan kasus kematian Almarhum Hafil. Massa berkumpul di GOR Pertamina UB, kemudian berjalan menuju Bundaran UB untuk mengemukakan orasi dari tujuan aksi. Usai berorasi, massa bergerak menuju Rektorat UB guna menyampaikan pernyataan sikap oleh Aliansi Mahasiswa Brawijaya. Aksi kemudian ditutup dengan doa bersama yang turut dihadiri oleh Prof. Dr. Ir. Moch. Sasmito Djati, M.S., IPU., ASEAN Eng.
Adanya dugaan kejanggalan besar dan kurangnya transparansi dalam kematian Hafil menjadi faktor utama diselenggarakannya aksi ini. “Kronologi Hafil ini kan sebetulnya dia meninggal dunia saat itu ditemukan di sebuah sungai kecil dan diinformasikan dengan keadaan terikat. Kemungkinan besar memang kasus Hafil ini adalah pembunuhan. Sampai saat ini kita memandang pihak kepolisian pun belum mentransparansikan itu secara utuh kepada publik. Akhirnya hal tersebutlah yang mendorong kami aliansi mahasiswa dan juga civitas akademika untuk mendorong kepolisian transparansikan secara jelas, ” tutur Zidan, selaku Presiden Eksekutif Mahasiswa UB.
Walaupun belum ada pernyataan yang dikeluarkan oleh polisi, Zidan selaku Presiden Eksekutif Mahasiswa tetap mempertegas bahwa jangan sampai kasus ini mengalami penyederhanaan menjadi kasus bunuh diri tanpa bukti yang jelas. Ia juga menekankan bahwa jika langkah ini belum dianggap efektif, mahasiswa siap melakukan eskalasi massa yang lebih besar lagi demi mendapatkan keadilan. Sikap tegas ini secara langsung didukung oleh Rektor UB, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., yang juga mengenal Almarhum Hafil secara personal sebagai mahasiswanya.
Ilman, selaku Koordinator Lapangan Aksi, berharap dengan adanya aksi ini dapat memberikan keadilan bagi korban dan pelaku dapat ditemukan. Terakhir Zidan juga menyampaikan harapannya terkait aksi ini, “Tentunya harapannya sekiranya di ruang lingkup mahasiswa Universitas brawijaya kita semua mengingat kembali bahwa ada kasus ini. Sehingga awareness-nya itu bisa sangat-sangat menyebar lebih luas lagi.”
Penulis: Muhammad Izzuddin Asy Syamil
Editor: Ervinna Nicky Paramitha
Foto: Ervinna Nicky Paramitha
Tata Visual: Callysta Putri Hastuti
