Diakses Banyak Pihak, Akun Advokesma BEM FEB Menyukai Konten Seksis

Akun Instagram resmi Advokesma BEM FEB UB baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah ketahuan menyukai konten yang dinilai tidak pantas. Temuan tersebut menuai respons beragam dari kalangan mahasiswa karena mengandung unsur seksis. Hal ini  dianggap tidak etis dan bertentangan dengan nilai-nilai profesionalitas organisasi yang menjadi representasi mahasiswa.  

Menanggapi isu ini, Billal Alghifari Devikha, Menteri Advokesma menyampaikan bahwa akun Instagram dikelola oleh  BPH Advokesma 2025 dan satu staf tambahan untuk kebutuhan live report. Billal mengakui tidak terdapat standar operasional prosedur terkait pengelolaan akun resmi karena selama ini penggunaannya hanya terbatas untuk menyebarkan informasi dan menjawab pesan dari mahasiswa. “Setelah kejadian itu, kami langsung mengganti password akun dan melakukan penelusuran internal siapa yang melakukan tindakan tersebut,” jelasnya saat diwawancara. 

Lebih lanjut, Billal menegaskan bahwa akun resmi organisasi seperti Advokesma seharusnya digunakan hanya untuk menyampaikan informasi yang berkaitan dengan akademik, keuangan, dan kemahasiswaan. Dia menyayangkan adanya tindakan yang mencoreng nama baik organisasi dan menyebut bahwa candaan seksis tidak bisa dibenarkan. “Sebagai bagian dari ULKPKS, kami seharusnya menjadi contoh yang baik dalam bersikap di media sosial,” ujarnya. Billal menyampaikan, pihak BEM juga akan pemberian sanksi jika terbukti hal tersebut merupakan human error. 

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Billal menyampaikan permohonan maaf kepada mahasiswa FEB UB yang merasa tidak nyaman dan kecewa atas kejadian ini. Dia juga menyampaikan bahwa kejadian tersebut menjadi pelajaran penting, baik bagi internal BEM maupun seluruh mahasiswa, tentang pentingnya bijak dalam penggunaan media sosial. Selain itu, Billal menyebutkan adanya rencana klarifikasi lebih lanjut dan perlunya rebranding untuk memulihkan citra organisasi. 

Oleh: Ghina Rizka R.
Editor: Amelya Queen O.
Foto: Dokumen Istimewa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous post Open Recruitment Panitia PRIME Molor Satu Bulan, Apa Alasannya?
Next post Batasi Jumlah Reporter LPM, Humas Rabraw Ingkari Nota Kesepahaman