Ulasan Mahasiswa Baru tentang RAJA Brawijaya: Meriah dengan Beberapa Catatan

Senin, 10 Agustus 2026, PKKMB RAJA Brawijaya resmi dimulai. Rangkaian Acara Jelajah Almamater Universitas Brawijaya  atau RAJA Brawijaya merupakan wadah bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih kehidupan kampus, baik secara akademik maupun nonakademik. Hal ini dijelaskan dalam Peraturan Rektor Universitas Brawijaya Nomor 42 Tahun 2025.

Kegiatan ini kemudian disambut hangat oleh mahasiswa baru Universitas Brawijaya. Beberapa diantaranya bahkan menuturkan bahwa kegiatan RAJA Brawijaya ini sesuai dengan apa yang diharapkan. ”Menurut gue, sesuai ekspektasi sih, terutama yang puncak. Apa sih opening ceremony itu yang ada asap asapan itu terus ada paralayangnya juga. Seperti itu benar-benar kayak bener-bener. Wah, kok apa ya? Keren banget gitu loh,” tutur Ayudia, salah satu peserta RAJA Brawijaya 2026. 

Selain itu, keberhasilan RAJA Brawijaya dalam membawakan materi turut menjadi sorotan mahasiswa baru. ”Sebagai mahasiswa baru, menurut aku sangat membantu karena tadi ada beberapa perkenalan. Contohnya kayak ada SIBAKU untuk membantu mahasiswa yang kurang mampu. Terus ada yang tentang psikolog, kalau misalnya kita ada masalah kita bisa cerita. Lalu juga ada beasiswa,” ucap Karin, salah satu peserta RAJA Brawijaya 2026. 

Namun, dibalik keberhasilan RAJA Brawijaya terdapat beberapa kekurangan yang kemudian turut disampaikan oleh sebagian peserta. Apa saja yang kemudian mereka sampaikan berkaitan dengan kekurangan ini?

  1. Karin: ”Menurut aku lebih ke enggak diberitahukan rundown-nya. Sejauh ini sih aman-aman aja. Memang butuh waktu lama (mobilisasinya) karena mahasiswanya banyak.“
  2. Ayudiya: ”Kalau menurut saya adanya kurangnya komunikasi antarpanitia, jadi membuat maba ini bingung. Kayak yang satunya ini panitia A bilangnya gini. Terus panitia B bilang gitu. Jadi kita bingung yang mana yang benar.“
  3. Afifah: ”Info dari panitia Rabraw itu terkadang berbeda-beda. Juga, ada penugasan yang mungkin deadline-nya mepet sama OSFAK dan  OSJUR, jadi bener-bener sibuk banget.”
  4. Azka: ”Mungkin sudah cukup sih. Seharusnya dijelaskan rundown-nya karena gak diberitahukan rundown-nya.“
  5. Panda: ”Sebenarnya lancar, tapi ada beberapa hal yang sedikit mengganjal. Saat acara ada beberapa jeda yang membuat bingung, walaupun hanya beberapa menit. Kita bingung mau ngapain karena tampilan layar enggak ada apa-apa. Lalu yang di panggung juga enggak ada apa-apa. Jadi kita bingung mau ngapain, ngobrol juga enggak bisa, main HP juga enggak bisa.“

Penulis: Muhammad Izzuddin Asy Syamil
Editor: Lutgardis Angelina Ritonga
Tata Visual: Lailatul Azizah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous post Kegiatan Sambut Maba Memicu Kepadatan  Jalur Kepulangan RAJA Brawijaya 2026 di Gerbang BNI
Next post Yang Berangkat Membawa Rumah